Pengangkutan Barang Berbahaya Harus Dilakukan Secara Baik Dan Benar

Pengangkutan Barang Berbahaya Harus Dilakukan Secara Baik dan Benar
Ketua KNKT Dr.Ir. Soerjanto Tjahjono (dok-BN)

BisnisNews.id — Ketua KNKT Dr.Ir. Soerjanto Tjahjono mendesak Pemeriah dan operator transportasi untuk menegakkan aturan, dalam menangani dan mengangkut barang berbahaya dan beracun.  Aturan international khususnya ICAO untuk matra udara dan IMO untuk matra laut sudah mengatur, bagaimana menangani barang berbahaya khususnya dalam proses pengangkutan.

“Satu kasus (barang berbahaya) yang perlu ditangani khusus antara lain Air Raja. Itu barang kimia yang sangat merusak, bahkan besi pun bisa kerpos dan bolong jika terpapah Air Raja,” kata Soerjanto menjawab BisnisNews.id disela-sela Persiapan Radin KNKT Tahun 2020, Kamis (6/8/2020) malam.

Air Raja, lanjut dia, kini makin  banyak digunakan termasuk di industri pertambangan di Indonesia. Potensi pengangkutan barang berbahaya itupun makin besar, sehingga harus diawasi ketat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi manusia di sekitarnya. 

“Bagaimana menangani dan menempatkan barang berbahaya di kendaraan harus jelas dan mengikuti aturan yang sudah berlaku,” pinta Soerjanto

Menurutnya,  KNKT pernah menemukan dan melakukan investigasi  kasus tersebut. Ada truk membawa Air Raja dalam jerigen plastik, kemudian tumpah dan mengenai badan truk yang mengangkutnya. “Akibatnya luar biasa, chasis truk bisa langsung bolong karenanya, bahkan mengenai deck kapal roro yang mengangkutnya,” jelas Soerjanto lagi.

Kasus itu terjadi di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni menjelang perhelatan ASEAN Games 2018 silam.   “Ada truk membawa Air Raja, tapi tidak dilaporkan dalam manives dan tidak ditangani secara benar. Padahal, Air Raja itu sangat berbahaya apalagi kalau sampai mengenai tubuh manusia,” kilah Soerjanto.

Ketentuan ICAO dan IMO

Sebelumnya, dalam forum webinar yang dihelat CSAS Indonesia akhir pekan lalu, Soerjanto memaparkan panjang dan terinci mengenai manives barang dan orang serta proses penanganan barang berbahaya di dalam pesawat terbang. 

“Barang berbahaya seperti Air Raja  atau bahan kimia atau peledak jika akan diangkut dengan pesawat terbang butuh penanganan ekstra. Tidak boleh dicampur dengan barang lain, apalagi penumpang. Selain itu, barang tersebut harus masuk dan dilaporkan dalam manives penumang dan barang,” terang Soerjanto.

Di dunia international, khususnya ICAO dan IMO sudah ada ketentuan khusus bagaimana menangani barang berbahaya tersebut. Aturan itu sudah berlaku di dunia international. “Jika semua ihak menepati dan memberlakukan ketentuan yang berlaku,” maka potensi kecelakaan sampai menimbulkan korban jiwa bisa dihindari,” terang Soerjanto.

Dia menambahkan, KNKT mendesak semua pihak peduli terutama operator transportasi dan juga pemilik serta pihak pengangkut untuk jujur melaporkan barang berbahaya yang diangkut. Selain itu, prosedur penanganan barang berbahaya itu dilakukan secara baik sesuai prosedur yang berlaku,”  tegas Soerjanto.(helmi)

Link: https://bisnisnews.id/detail/berita/pengangkutan-barang-berbahaya-harus-dilakukan-secara-baik-dan-benar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s